Tuesday, 18 Feb 2020

Pentingkah Asuransi dalam Sektor Pendidikan?

Sama seperti asuransi pendidikan pada siswa yang bertujuan untuk menjamin siswa berkembang dan menjamin masa depan pendidikan, asuransi di sektor pendidikan juga bertujuan memberikan perlindungan risiko terhadap lembaga pendidikan, atau biasa disebut dengan polis asuransi lembaga pendidikan.

Risiko dalam sektor pendidikan yang perlu diantisipasi adalah mulai dari kenyamanan dan keamanan gedung, regulasi dan peraturan pemerintah, risiko reputasi, risiko cyber, dan banyak lagi. Beberapa kasus yang terjadi dan menimpa lembaga pendidikan dapat mengakibatkan kerugian berupa aset, karyawan, hingga siswa. Hal ini membuat lembaga pendidikan tidak mampu menjalankan operasional seperti biasanya dengan baik. Dengan demikian, kerugian finansial menjadi ancaman nyata pada sebuah lembaga pendiikan.

Asuransi dapat menjadi cara yang efektif untuk menekan risiko tersebut. Dengan memiliki asuransi, sebuah institusi pendidikan akan memiliki salah satu cara untuk meminimalisir risiko kerugian finansial akibat dampak risiko yang terjadi.

Dibawah ini adalah beberapa jenis perlindungan rsiko yang disarankan untuk institusi pendidikan:

  1. Aset Properti

Asuransi untuk lembaga pendidikan yang berkaitan dengan aset dan akan melindungi properti yang dimiliki dan atau disewa oleh lembaga baik gedung belajar mengajar atau beberapa aset harta benda untuk menunjang kegiatan operasional lembaga pendidikan. Asuransi properti juga bisa mencakup risiko Natural Hazard.

Bencana alam merupakan risiko yang tidak dapat dihindari dan perlu diatasi dengan bijak. Membeli asuransi bisa menjadi cara yang bijak untuk melindungi sebuah institusi pendidikan dari kerugian yang didapat ketika bencana alam terjadi. Sehingga, ketika bencana alam terjadi, institusi pendidikan akan tetap terlindungi secara finansial.

 

 

  1. Perlindungan Untuk Tanggung Jawab Publik atau Asuransi Tanggung Gugat (Liability Insurance)

Memiliki Asuransi Tanggung Gugat, dapat memberikan manfaat dan melindungi pengusaha institusi pendidikan dari kewajiban hukum keamanan finansial dan bantuan keuangan kepada karyawan dan pihak ketiga. Berikut adalah 2 jenis diantaranya:

  • Employers Liability

Setiap pemilik bisnis institusi pendidikan bertanggungjawab untuk dapat menciptakan lingkungan yang aman baik di dalam dan di sekitar tempat berlangsungnya pendidikan. Namun, ada kalanya terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Contohnya, seorang staf universitas terluka parah ketika tersandung kabel yang tertinggal di kantor universitas dan mengajukan klaim kompensasi. Meskipun sudah mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, jika setiap karyawan terluka, maka yang terluka memiliki semua hak untuk menuntut pemilik usaha yang secara hukum bertanggung jawab atas cedera. Disinilah manfaat Employers’ Liability Insurance yang memberikan jaminan risiko seorang pemilik usaha yang memperkerjakan karyawannya ketika terjadi kecelakaan kerja sehingga harus menanggungnya. Maka disarankan, asuransi ini diperlukan oleh institusi pendidikan yang mempekerjakan karyawan untuk bekerja di organisasi mereka.

  • Professional Liability

Jenis asuransi ini memberikan jaminan kepada pengusaha institusi pendidikan secara hukum jika terjadi sesuatu yang menyebabkan kerugian dalam bentuk cedera fisik atau kerusakan dan kehilangan harta benda akibat kelalaian pengusaha maupun karyawannya.

Beberapa jenis polis asuransi yang memang sudah dirancang untuk lembaga pendidikan antara lain:

  • Asuransi kejahatan
  • Asuransi kompromi data
  • Asuransi kewajiban imbalan kerja
  • Praktek pertanggungan asuransi kewajiban
  • Asuransi penegakan hukum
  • Asuransi pelecehan seksual dan penganiayaan
  • Asuransi tanggap peristiwa kekerasan

 

  1. Risiko Cyber

Saat ini, risiko cyber tidak hanya prioritas institusi keuangan dan lembaga pertahanan saja, namun tidak terbatas pada industri lain termasuk institusi pendidikan. Karena terdapat ketergantungan yang tumbuh pada data, teknologi dan keterkaitan dalam mengumpulkan, menyimpan dan memproses data. Selain itu, tanggung jawab terhadap risiko cyber bukan hanya milik tim teknologi dan informasi, namun juga seluruh lapisan di organisasi institusi pendidikan. Setiap orang yang bekerja dan berhubungan dengan Internet mempunyai risiko yang sama besarnya.

Asuransi pendidikan punya peran besar dalam melindungi keberlangsungan bisnis institusi pendidikan. Pembelian jenis asuransi untuk institusi pendidikan yang tepat, efektif dan sesuai dengan risiko dapat dimiliki melalui jasa broker asuransi seperti Marsh Indonesia dengan spesialisasi risiko di industri pendidikan yang dapat memberikan pelayanan mulai dari identifikasi risiko hingga pemberian solusi paket asuransi. Sehingga, institusi pendidikan akan terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Sumber :

What Makes Insurance for Educational Institutions Necessity?

https://www.ebminsurance.com.au/industries/education.php

https://business.libertymutualgroup.com/business-insurance/industries/school-insurance-coverage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *